Domain VS Web Content

Ketika di posisikan pada 2 pilihan yang mengharuskan memilih 1 dari pilihan untuk menginvestasikan uang yang lumayan besar pada domain atau Web content, maka kita seperti di posisi memakan buah simalakama. pilihan apapun yang nantinya kita pilih memiliki potensi dan resiko yang mungkin agak seimbang.

memilih menginvestasikan sebagian dana operasional pengembangan website anda pada web content adalah sebuah pilihan tepat ketika anda memiliki konsep promosi yang terintegrasi dengan website anda. pilihan untuk mengembangkan kontent website anda membuat anda harus memunculkan brand baru di dunia maya, ketimbang mempertahankan brand yang sudah anda bentuk jauh2 hari sebelum dunia internet menjadi kebutuhan. sebagai contoh adalah BCA (Bank Central Asia), dimana BCA memposisikan diri menginvestasikan pada pengembangan kontent mereka ketika memilih untuk menggunakan domain klikbca.com ketimbang membeli BCA.com maka BCA mencoba mempromosikan klikbca.com beriringan dengan promosi biasa yang mereka buat sebelumnya. Meskipun terintegerasi dengan sistem promosi mereka, ternyata proses branding online BCA sempat mengalami kendala. proses edukasi dan branding mereka pada konsumen terhadap website klikbca.com pada tahun yang sama dengan lounching web klikbca.com bermasalah dengan domain2 typo (mirip) yang tampil seakan akan sebagai web resmi BCA.

so pada dasarnya online branding tidaklah semudah yang di perkirakan. pemahaman terhadap sebuah brand lain dari sebuah brand yang sudah cukup mapan akan memerlukan waktu yang tidak pendek. keberuntungan bagi bca pada saat itu adalah pelaku dari kasus typo tersebut adalah orang indonesia, sehingga memudahkan penanganannya. seandainya kasus tersebut di lakukan oleh orang yang memalsukan data dirinya pada saat pendaftaran domain tersebut sehingga pihak BCA kesulitan menemukan pihak yang bertanggung jawab, maka dapat di bayangkan kemunculan efek negative dari fasilitas baru BCA tersebut.

mungkin apabila hal itu terjadi, kepercayaan pelanggan terhadap keamanan perbankan BCA menjadi turun drastis. terlebih lagi fasilitas klikbca.com yang awalnya di maksudkan untuk mempermudah menjadi sebuah fasilitas yang di takutkan oleh nasabah karena memiliki tingkat kelemahan sistem sekuriti yang membuat nasabah merasa tidak aman secara keseluruhan. maka mau tidak mau perusahaan harus mengeluarkan extra budget untuk memperkenalkan brand baru tersebut. kesimpulannya maka memilih untuk membangun kontent dengan brand baru yang berbeda dengan brand yang sudah menancap di benak konsumen tetap saja memerlukan biaya tambahan. maka kenapa tidak membeli brand anda dari awal ketimbang mengeluarkan jumlah yang mungkin sama atau lebih banyak untuk promosi online brand baru anda ?

Iklan

2 pemikiran pada “Domain VS Web Content

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s